Agar Rumah tak Terendam Banjir

Bersyukurlah bila tempat tinggal Anda aman dari banjir karena bencana alam ini bisa merugikan banyak orang dan merusak properti. Jika banjir hanya sebatas mata kaki, oke itu tidak menjadi masalah karena hanya lantai saja yang kontor. Namun, jika banjir sudah sebatas pinggang, mau tidak mau dibutuhkan waktu berhari-hari untuk membersihkan rumah. Belum lagi dengan perabotan rumah tangga yang rusak, dibutuhkan uang ratusan ribu bahkan jutaan rupiah untuk menggantinya. Bagi yang yang punya kendaraan pribadi, biaya yang dikeluarkan pasti bisa lebih besar lagi. Di Indonesia sendiri, banjir sering melanda ibukota. Cukup dengan hujan selama kurang lebih satu jam saja, berbagai kawasan akan mengalami kebanjiran.

rumah kebanjiran

Bicara soal banjir, apa yang akan Anda lakukan agar rumah Anda tidak terendam banjir? Silahkan, temukan jawabannya di bawah ini:

Lakukan renovasi untuk menaikkan posisi lantai rumah

Bila rumah Anda masih dalam tahap pengerjaan, sebaiknya segera minta kontraktor untuk meninggikan posisi rumah dengan cara menimbun lokasi rumah dengan banyak tanah. Pastikan timbunan padat dan kemudian bangun pondasi yang kuat dan cukup tinggi agar rumah tidak mudah terendam banjir. Di sisi lain, apabila rumah Anda sudah jadi, sebaiknya lakukan renovai dengan cara menaikkan posisi lantai. Hal ini juga harus diiringi dengan menaikkan langit-langit rumah agar jarak antara langit-langit dan lantai pas. Dibutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk melakukan hal ini. Belum lagi dana yang jumlahnya pasti tidak sedikit. Meskipun begitu, Anda wajib melakukannya guna mencegah air masuk ke dalam rumah. Jika pun air tetap masuk ke dalam rumah, ketinggiannya tidak akan sama dengan sebelumnya.

Hindari membuang sampah ke dalam got dekat rumah

Cara ini sebenarnya sangat efektif tapi sebagian kondisi got memang sudah rusak sehingga air memang sulit untuk dialirkan. Untuk tidak memperparah kondisi ini, hindari membuang sampah ke dalam got di dekat rumah apapun alasannya. Buang sampah ke kotak sampah dan tempatkan di depan rumah sehingga petugas kebersihan bisa mengambil dan membersihkannya dengan mudah. Di ibukota sendiri, dinas kebersihan sering sekali membersihkan aliran air di berbagai kawasan agar tidak ada penyumbatan. Sayangnya, masih banyak para warga yang tidak menyadari pentingnya kebersihan lingkungan sehingga mereka masih suka buang sampah di got atau kali di pinggiran kota. Ketika hujan datang, dalam waktu singkat berbagai kawasan akan terendam banjir.

Ajak warga sekitar untuk melakukan pembersihan lingkungan

Apabila di kawasan Anda sering terkena banjir, segera temui ketua rukun tetangga dan rukun warga di tempat tinggal Anda. Diskusikan tentang bagaimana cara meminimilisir bencana ini. Setidaknya, tinggi air yang masuk rumah bisa dikurangi agar tidak mengalami kerugiaan besar setiap kali banjir datang. Adapun yang harus dibicarakan adalah ajakan kepada warga untuk melakukan pembersihan lingkungan minimal satu minggu sekali. Pastikan untuk meminta semua warga turut andil dalam kegiatan bermanfaat ini dengan membersihkan selokan, got, dan tong sampah, memungut sampah di jalanan, dan mengurangi jumlah rumput liar di pinggiran jalan. Ingat fokus utama dari kegiatan ini adalah sampah-sampah yang dapat menghambat laju air di dalam selokan. Untuk itu, bekerjasamalah dan lakukan yang terbaik agar air bisa mengalir dengan lancar. Jangan lupa juga untuk meminta warga untuk tidak membuang sampah sembarangan lagi agar resiko kebanjiran bisa dikurangi.

Tips sebelum Menyewa Rumah

Setelah menikah, sebaiknya Anda tidak tinggal dalam jangka waktu lama di rumah orang tua atau mertua. Setidaknya Anda bisa menyewa rumah jika memang belum memiliki rumah sendiri.  Dengan begitu, diharapkan tidak lagi merepotkan orang tua atau mertua, menghindari konflik karena campur tangan orang tua atau mertua, dan lain sebagainya. Meskipun tidak untuk selamanya menempati rumah sewa, Anda harus tetap teliti sebelum menyewa rumah demi kenyamanan & keamanan. Berikut ini beberapa tips sebelum menyewa rumah:

Cek kondisi rumah

Ketika Anda mendapatkan informasi tentang sewa rumah dari koran, jejaring sosial, atau orang terdekat, ada  baiknya untuk mengecek kondisi rumah yang akan disewa. Mulai dari kamar tidur, kamar mandi, pasokan air, kondisi atap, dinding, lantai, sampai dengan peralatan yang disediakan oleh pemilik rumah. Tujuan dari pengecekan ini tidak lain untuk memastikan, apakah Anda benar-benar nyaman berada di rumah sewa tersebut dalam beberapa waktu atau tidak? Kalau memang tidak, silakan kunjungi referensi rumah sewa lainnya. Di samping itu, pengecekan sebelum menyewa rumah juga dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui ada tidak bagian rumah yang rusak & mesti diperbaiki oleh pemilik rumah sebelum Anda menempatinya. Terkadang, beberapa pemilik rumah membebankan biaya perbaikan kepada penyewa jika rumah sudah ditempati.

Ketahui fasilitas umum & sosial di sekitar lokasi

Selain mengecek kondisi rumah, Anda pun patut mengetahui fasilitas umum & sosial di sekitar lokasi rumah sewa. Jika rumah sewa dekat dengan pusat belanja, Anda bisa menghemat biaya transportasi sekaligus waktu untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Jika rumah sewa hanya berjalan kaki beberapa menit dari halte, Anda juga bisa dengan mudah mendapatkan transportasi umum. Jika rumah sewa dekat dengan tempat olahraga, Anda tidak lagi menjadikan jarak sebagai alasan untuk tidak berolahraga. Namun, rumah sewa dengan lokasi yang demikian banyak peminatnya sehingga sulit ditemukan karena sudah didahului. Di sisi lain, rumah sewa yang berada di daerah strategis akan diiringi dengan penawaran tarif sewa yang relatif tinggi.

Pertimbangkan keamanan

Hal yang tak kalah penting sebelum menyewa rumah adalah mempertimbangkan aspek keamanannya. Keamanan di sini bukan hanya rumah dari pencuri (rumah dipasang teralis di setiap jendela, tidak berdekatan antara rumah sewa dengan rumah sewa lainnya, dll), melainkan juga lokasi rumah sewa rumah aman dari banjir karena berada di dataran tinggi, tidak dekat selokan besar atau gorong-gorong, dll, aman dari tanah longsor karena berdiri di atas lahan datar, dan lain sebagainya. Untuk mengetahui aman tidaknya lokasi sewa rumah, Anda bisa tanyakan langsung pada tetangga di sekitar lokasi bahkan bila perlu RT setempat.

Selain itu, Anda juga patut memperhitungkan sewa rumah yang ditawarkan oleh pemilik. Jika tarif sewa yang ditawarkan sesuai dengan kondisi rumah yang nyaman, lokasi yang strategis dan aman, peralatan sudah lengkap, Anda bisa lakukan kesepakatan. Jika tarif sewa terlalu mahal, coba untuk bernegosiasi dengan pemilik rumah. Apabila ia tetap bersikeras memberikan tarif sewa pertama, Anda bisa mencari rumah sewa lainnya dengan tarif sewa yang sesuai kantong. By the way, ketika Anda telah mendapatkan rumah sewa yang sesuai dengan kebutuhan & keinginan, pastikan untuk membaca dengan seksama surat perjanjian tertulis yang diberikan oleh pemilik rumah untuk menghindari kesalahpahaman di kemudian hari. Jangan ragu untuk bertanya sebelum menandatanganinya jika ada hal-hal yang kurang dimengerti.

Lakukan Ini saat Membeli Rumah untuk Pertama Kali

Membeli Rumah untuk Pertama KaliSudah memiliki rumah pribadi? Selain memang kebutuhan primer sebagai tempat beristirahat setelah melakukan aktivitas seharian di luar rumah & tempat berteduh dari panas & hujan, rumah juga bisa dijadikan sebagai salah satu instrumen investasi guna mendapatkan hidup yang mapan di masa depan. Dalam hal kepemilikan rumah, Anda tidak perlu ribet membangun rumah idaman mengingat keberadaan rumah jadi & siap huni sudah bejibun. Bahkan, beberapa perumahan mendapatkan subsidi dari pemerintah sehingga harga yang ditawarkan relatif ringan. Metode pembayarannya pun bisa dicicil sampai 20 tahun. Ketika permohonan KPR disetujui bank dan membayar DP 15 – 20%, Anda bisa langsung menempati rumah. Bagaimana, ingin memiliki rumah dengan beli rumah jadi & siap huni? Mengingat Anda baru pertama kali melakukan pembelian rumah jadi, sebaiknya hati-hati karena pengalaman yang minim. Berikut ini tindakan yang disarankan saat membeli rumah pertama kali:

Cari tahu pengembang & survei perumahan yang ada

Menjadi pengembang perumahan makin diminati dewasa ini. Tidak lain karena setiap orang membutuhkan rumah, tapi tidak memiliki banyak dana untuk membangun rumah sendiri. Kondisi inilah yang dijadikan peluang bagi para investor. Sebagai orang yang baru pertama kali membeli rumah, Anda harus mencari tahu pengembang perumahan-perumahan yang ada di daerah tempat tinggal. Dalam hal ini, Anda bisa memanfaatkan relasi untuk mendapatkan informasi tentang pengembang perumahan. Selanjutnya adalah melakukan survei perumahan yang ditawarkan pengembang untuk mengetahui jawaban atas pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Apakah kondisi fisik perumahan sesuai dengan harapan? Jika memang, dari sisi ekterior atau interior tidak sesuai harapan, Anda bisa hapus perumahan dari daftar.
  • Apa saja fasilitas yang ditawarkan oleh pengembang? Apabila pengembang menawarkan jalan aspal, jaminan perbaikan selama 3 bulan setelah serah terima rumah, membangun masjid atau mushola, membuat taman bermain anak, sekolah, dll Anda patut memprioritaskannya.
  • Apakah harga yang ditawarkan sesuai dengan bahan & luas bangunan serta luas lahan? Kalau memang masuk akal, jangan ragu dipertimbangkan. Jika terdapat ketidaksesuaian, jangan ragu menghapusnya dari list.

Menemukan semua pengembang yang ada dan survei perumahan yang ditawarkannya merupakan tindakan perbandingan untuk mendapatkan perumahan terbaik di antara yang terbaik (paling sesuai baik dari sisi eksterior/interior, fasilitas, harga, dsb).

Minta bantuan ahli konstruksi

Ketahuilah bahwa rumah berkualitas bukan hanya dilihat dari posisinya yang tepat, tata letak ruangannya yang pas, dan bahan bangunannya saja yang berasal dari kelas 1, melainkan juga dilihat dari cara pengerjaannya. Sebagai orang awam, Anda tentu tidak paham dengan hal ini bukan? Mungkin bagi Anda kalau eksteriornya sudah menawan, bisa dibilang rumah tersebut sudah berkualitas. Padahal, penampilan rumah bisa dipoles sedemikian rupa untuk menutupi kekurangan rumah. Oleh sebab itu, Anda disarankan meminta bantuan ahli konstruksi saat akan membeli rumah jadi guna memastikan bahwa rumah tersebut benar-benar berkualitas. Rumah berkualitas lebih dari sekedar menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi anggota keluarga melainkan juga membuat penggunaan rumah jadi lebih lama (minim perbaikan setelahnya).

Jangan sampai antusiasme yang tinggi untuk memiliki rumah sendiri membuat Anda melakukan kesalahan saat membeli rumah sehingga dapat memicu kerugian yang tidak sedikit atau merasa tidak nyaman dalam jangka panjang. Setidaknya lakukan dua langkah di atas ketika Anda akan membeli rumah jadi untuk pertama kalinya.